Selasa, 12 Februari 2019

Dovizioso Mengatakan Kekuatan Honda Masih Belum Cukup Di Sepang

Sepang - Andrea Davizioso mengaku belum bisa melihat kekuatan Honda jelang MotoGP 2019. Hal ini disebabkan para pembalap andalanya masih belum fit usai cedera. Pada start pramusim 2019 di Sepang, para pebalap MotoGP mulai unjuk gigi. Tapi dari sederet nama-nama besar, dua andalan Repsol Honda, Marc Marquez dan Jorge Lorenzo, yang masih belum kelihatan belum mampu melakukannya.




Marques memang sempat jadi pebalap tercepat di hari pertama, tapi posisinya melorot jauh di hari kedua dan ketiga karena rasa sakit usai operasi cedera bahunya muncul lagi. Sementara, Lorenzo malah tidak ikut ambil bagian karena masih dalam pemulihan operasi pergelangan tangan. Ternyata dari pabrikan Honda, tak hanya dua pebalap utamanya tapi juga ada andalan LCR Honda, Cal Crutchlow, yang juga tampil biasa saja karena baru pulih cedera. Praktis hanya Takaaki Nakagami, pebalap LCR yang benar-benar fit.

Tentu saja hal ini bisa jadi positif maupun negatif. Di satu sisi, para pebalap Honda tidak bisa memaksimalkan persiapan yang cuma kurang dari sebulan ini, tapi di satu sisi lawan pun jadi menebak-nebak seperti apa sih kekuatan mereka di 2019 ini. Maka wajar jika Dovizioso menilai masih buta dengan kekuatan pabrika asal Jepang itu untuk menghadapi musim baru. Dovizioso baru bisa menilai persiapan Yamaha yang selangkah di depan.

Masih terlalu dini untuk mencoba memahami kekuatan honda. Mustahil untuk meraba Honda saat ini karena para pebalap mereka belum berada dalam kondisi terbaik," ujar Dovizioso seperti dilansir Crash. Saya pikir Yamaha sedikit lebih baik dan kedua pebalapnya memulai dengan kondisi lebih apik ketimbang tahun lalu. Sehingga kami mengharapkan (Yamaha) akan lebih kuat sejak awal. Saya pikir Rins sangat sangat cepat. Tapi, ini baru awal, lanjut dia.

Usai tes di Sepang, para pembalap akan melanjutkan tes di Qatar pada minggu akhir Febuari sebelum menyongsong seri pertama di tempat yang sama yaitu 10 Maret.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar